Tampilkan postingan dengan label Konservasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konservasi. Tampilkan semua postingan

Ayo……..tanam seribu pohon!!


Kita pasti sering mendengar pepatah tebang satu tanam seribu. Pepatah tersebut secara khusus memiliki makna yang mendalam, yakni perbandingan antara 1 dengan seribu. 1 dibanding dengan seribu sangatlah tidak sebanding. ini menunjukkan bahwa tangan-tangan jahil manusia yang berusaha merusak dan mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia serta kekayaan alamnya sangatlah banyak, bila dibanding dengan tangan-tangan manusia yang berusaha merawat dan melestarikannya.
Padahal, disadari maupun tidak, SDA tersebut sangatlah kita butuhkan dan sangat penting untuk kelangsungan hidup kita, karena kehidupan tak akan bisa berjalan tanpa adanya SDA. Namun, masyarakat Indonesia belum menyadari hal tersebut sepenuhnya. Perlu adanya kesadaran untuk setiap individu, dan hal tersebut merupakan hal pokok yang menjadi masalah, karena rata-rata rakyat Indonesia hanya 25 % yang benar-benar peduli dengan lingkungan.
Nah, sebagai rakyat yang baik, apalagi sebagai pelajar ataupun mahasiswa sudah sepatutnya jika kita member contoh pada orang-orang disekitar kita mengenai masalah melestarikan lingkungan, itupun bisa kita lakukan dari hal terkecil, misalnya cukup memperhatikan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, ataupun hal-hal lainnya, karena segalanya akan berhasil jika dimulai dari hal yang kecil.
read more

PENTINGKAH PLH?


Dewasa ini, lingkungan hidup disekitar kita sering dilupakan oleh manusia. Terbukti dengan adanya hutan gundul, pencemaran udara, air, dan tanah dan lain sebagainya. Semakin lama dunia ini memang akan mengalami kerusakan, baik karena factor alam itu sendiri, atau karena ulah manusia tak bermoral.
Hal yang demikian menjadi sebuah keprihatinan bagi alam kita. Alam yang seharusnya diciptakan untuk dirawat, justru malah di rusak. Pemakaian yang tidak pada tempatnya menjadi hal utama yang perlu dipikirkan untuk meminimalisir kerusakan bagi bumi kita. Apalagi Indonesia yang kaya akan sumber daya alam yang seharusnya menjadi cerminan bagi Negara lain, akan tetapi justru sebaliknya, bangsa Indonesia belum mampu mengoptimalkan segala yang telah dimilikinya.
Pendidikan lingkungan hidup menjadi jalan untuk sedikit mengatasi masalah tersebut. Karena pendidikan tersebut ditujukan bagi pelajar atau mahasiswa yang berstatus sebagai generasi penerus. Pendidikan Lingkungan hidup pada dasarnya adalah sebuah usaha untuk mengarahkan kembali tujuan pendidikan sehingga kompetensi dan pemahaman tentang pendidikan lingkungan dimunculkan kembali sebagai salah satu tujuan dasarnya di samping kompetensi personal dan kompetensi sosial.  Materi pendidikan lingkungan seyogyanya tidak hanya sebagai satu pokok bahasan dalam pendidikan (cara parsial), melainkan penghijauan kurikulum itu akan lebih tepat dengan cara substansial yang mengedepankan pengembangan seluruh filosofi kurikulum sehingga dimensi lingkungan tercakup menjadi satu kesatuan.  Cara demikian tentu lebih besar manfaatnya karena lingkungan membutuhkan perhatian dan pengertian  yang sama besar dengan perhatian yang kita berikan untuk kesejahteraan personal social (Smyth, 1995).
PLh seharusnya tak Cuma sekedar teori, akan tetapi berbentuk sebuah realita, walaupun itu dimulai dari hal yang sangat sederhana, misal saja di kampus menerapkan sistem konservasi. Contoh yang bisa kita terapkan yakni dengan mengurangi pemakaian motor di lingkungan kampus, selain mengurangi pencemaran udara, juga mengurangi polusi suara, ataupun masih terdapat contoh-contoh lainnya.

read more

MENGAPA HARUS BERSEPEDA


Mengapa harus bersepeda?
http://asia.cnet.com/i/r/2008/crave/gd/63004852/panasonic_electric_bicycle_500.jpgKonservasi merupakan pemeliharaan dan perlindungan terhadap sesuatu yang dilakukan secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan cara pengawetan (Peter Salim dan Yenny Salim, 1991). Prinsip konservasi telah diberlakukan di beberapa universitas. Salah satunya adalah Universitas Negeri Semarang. Segala peraturan telah ditetapkan agar sesuai dengan prinsip konservasi.
Satu hal yang telah menyolok adalah masalah bersepeda di sekitar kampus. Pengadaan sepeda oleh pihak kampus pun tampaknya telah terealisasi, yakni adanya beberapa mahasiswa yang telah menggunakan sepeda unnes untuk berkeliling UNNES.
Satu hal yang sebagian orang mempertanyakan, mengapa harus sepeda, kenapa tidak motor, mobil atau yang lain, banyak yang mengatakan bahwa sepeda itu kolot, sepeda hanya digunakan sebelum adanya motor, gengsi memakai sepeda atau argument-argumen yang lain yang menyatakan ketidaksetujuan memakai sepeda.
Konservasi berhubungan dengan lingkungan, adanya sepeda motor menjadikan salah satu hal penyebab polusi udara, karena asap yang dikeluarkan mengandung gas CO. Kampus UNNES yang notabene sebagai Universitas konservasi berusaha semaksimal mungkin untuk menerapkannya, salah satu langkah yang diambil adalah pemakaian sepeda. Karena kita telah mengetahui banyak hal tentang sepeda, selain praktis, murah, juga yang paling penting tidak menimbulkan polusi, baik udara, maupun suara, selain itu, sepeda membawa dampak positif bagi kesehatan manusia dari semua tingkatan usia, diantaranya adalah mengurangi resiko penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit kronis lainnya, sepeda juga salah satu cara untuk memelihara kesehatan yang tidak membutuhkan biaya apapun, hanya modal tenaga.
Jika dibanding dengan motor, sepeda juga mempunyai keuntungan lain, diantaranya memperkuat otot, mengurangi lemak, melatih koordinasi keseimbangan dan meningkatkan kemampuan jantung. Bersepeda juga  membutuhkan oksigen yang lebih banyak dibandingkan mereka yang pasif duduk dalam mobil atau kendaraan umum. Bagi pengayuh sepeda, mereka menghirup dan menghembuskan lebih banyak udara dibandingkan mereka yang pasif dalam satuan waktu yang sama, sehingga partikel yang berbahaya tidak sempat mengendap di paru-paru dan salurannya. Selain itu, bersepeda juga mampu meningkatkan fungsi kerja jantung, paru-paru, menurunkan gula darah dan tekanan darah. Bersepeda juga dapat melatih otot kerja lower body atau otot bagian bawah seperti kaki, betis dan juga paha. Dan berseped rutin mampu membakar lemak, menurunkan berat badan, melatih otot gerak tubuh agar lebih lentur dan fleksibel.
Nah, tau kan,,untuk itu,,,manfaatkanlah sepeda demi lingkungan dan kesehatan kita…..
read more

PENTIGNYA KONSERVASI SDA


Dewasa ini, kondisi alam bebas Indonesia bisa dikatakan menyedihkan. Indonesia menjadi negara dengan laju penebangan hutan terbesar di dunia. Hutan gundul dan penggurunan terjadi di banyak tempat. Akhir-akhir ini banjir dan tanah longsor juga lebih sering terjadi dari waktu-waktu sebelumnya. Belum lagi flora dan fauna yang terancam punah dan diperdagangkan.

Sumber daya alam di Indonesia pun mengalami degradasi yang besar. Padahal Sumber daya alam di Indonesia merupakan hal yang sangat fundamental untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Seperti yang kita ketahui, sumber daya alam menurut sifatnya terbagi dalam dua kelompok, yakni sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui mungkin sedikit tidak menjadi persoalan, karena secara kontinyu SDA tersebut akan selalu ada yang disebabkan oleh factor alam. Namun, yang menjadi persoalan adalah bagaimana dengan Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, SDA tersebut, lambat laun akan habis, padahal kita memerlukannya. Terlebih jika proses punahnya SDA tersebut diakibatkan oleh manusia, maka tidak hanya SDA yang menjadi korban, alam, bumi serta penopang hidup kita akan musnah.

Hal yang demikian, menunjukkan betapa menghawatirkannya kondisi Negara kita jika tidak ada tindak lanjut. Hal di atas sebagian besar merupakan ulah manusia yang tiada bermoral, sehingga usaha untuk mengatasi hal tersebut akan mengalami kesulitan. Tetapi, jika dibandingkan dengan usia bumi ini, yang setiap tahun akan bertambah, secara alami pasti akan mengalami kerusakan, perlahan dan lambat laun akan semakin rusak. Terbukti dengan adanya bencana yang sering menimpa, yakni bencana yang terjadi karena factor alam. Ini membuktikan bahwa kerusakan-kerusakan baik habisnya sumber daya alam, maupun rusaknya bumi ini pasti akan terjadi, yang tidak kita ketahui hanyalah kapan terjadinya.

Dari keadaan tersebut, banyak hal yang perlu diperhatikan, karena keadaan yang demikian bisa sedikit diatasi dan setidaknya untuk memperpanjang usia bumi ini walaupun tidak bisa mengatasi secara total. Salah satunya dengan melakukan prinsip konservasi sumber daya alam. Konservasi adalah segenap proses pengelolaan suatu tempat agar makna kultural yang dikandungnya terpelihara dengan baik (Piagam Burra, 1981). Konservasi adalah pemeliharaan dan perlindungan terhadap sesuatu yang dilakukan secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan cara pengawetan (Peter Salim dan Yenny Salim, 1991). Sedangkan sumber dalam alam sendiri merupakan salah satu unsur dari liungkungan hidup yang terdiri dari sumber daya alam hayati dan sumber daya alam non hayati, serta seluruh gejala keunikan alam, semua ini merupakan unsur pembentuk lingkungan hidup yang kehadirannya tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya.

Dari uraian diatas, maka konservasi sumber daya alam dapat diartikan sebagai pengelolaan sumber daya alam yang dapat menjamin pemanfaatannya secara bijaksana dan menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragamannya. Untuk itu perlu adanya konservasi SDA . Konservasi menjadi tarik ulur, apakah mengembalikan seperti semula ataukah menggunakan sumber daya alam. Konservasi mencangkup 3 aspek.

1. Perlindungan

Konservasi suber daya alam sebagai program antisipasi kelangkaan dan penyangga jalannya kehidupan ini.

2. Pengawetan dan Pemeliharaan

Penggunaan sumber daya alam secara efektif dan efesien.

3. Pemanfaatan.

Secara lestari dan terjaminnya sumber daya alam untuk masa berkelanjutan.

Agar usaha pembangunan konservasi sumber daya alam dan lingkungan hidup di Indonesia dapat mencapai harapan yang telah ditetapkan secara garis besar perlu ditempuh upaya sebagai berikut :

1. Intensifikasi pengelolaan kawasan konservasi

2. Peningkatan dan perluasan kawasan konservasi sehingga mewakili tipe-tipe ekosistem yang ada.

3. Recruitment dan peningkatan ketrampilan personel melalui pendidikan dan latihan.

4. Peningkatan sarana dan prasarana yang memadai.

5. Peningkatan kerjasama dengan isntansi lain didalam dan luar negeri.

6. Penyempurnaan peraturan perundang-undanagn dibidang konservasi sumber daya alam dan lingkungan hidup.

7. Peningkatan pengamanan dan pengawasan terhadap kawasan konservasi (dengan pemberian pal-pal batas) peradaran flora dan fauna.

8. Memasyarakatkan konservasi ke seluruh lapisan masyarakat sehingga dapat berperan serta dalam upaya konservasi sumber daya alam dan lingkungan

Maka dari itu, Konservasi sumber daya alam sangatlah penting bagi kehidupan dan nilai ekonomi mengingat tanda – tanda kelangkaan sangatlah menyolok Amat penting untuk meningkatkan kesadaran dan mengurangi ancaman terhadap sumber daya alam tersebut. Dengan alasan tersebut kegiatan – kegiatan konservasi akan lebih di tingkatkan dan lebih difokuskan pada tIngkat penyelamatan ekosistem. Bagaimanapun waktu terus berlanjut dan ekosistem yang penting terus harus ( wajib ) diplih untuk kegiatan konservasi pada saat ini. Diharapkan / dianjurkan bagi manusia dalam upaya penyelamatan 70 % keanekaragam hayati yang ada didunia. Dengan demikian dapat dianggap ekosistem dinegara – negara dunia mendapat perhatian. Satu pendekatan konservasi sumber daya alam didunia yakni menggali wilayah – wilayah potensi.



read more